Today's Quote :::

"Jika kamu tak menghargai dirimu sendiri, orang lain tak akan pernah menghargaimu. Jangan sampai kehilangan dirimu yang berharga." - pepatah
Are you using mobile device?

View Mobile Version


Wednesday, March 16, 2011

Potret: Kelangsungan Hidup dan Pemandangan Jepang 3 Hari Setelah Tsunami

Hi, AsalBaca! Sedih setelah melihat foto-foto ini. Ngga bisa mbayangin kalau di Jawa ada tsunami (moga-moga ngga pernah ada lagi deh setelah ini, dimanapun amiin). Mari ikut berdoa bersama *let's pray*... (1 jam kemudian) ... *finish* :)

oh ya ini ada beberapa potret yang saya ambil dari nationalpost.com :::
Polisi memimpin tim penyelamat dalam mencari korban di antara bangunan yang rusak dan puing-puing tsunami di Rikuzentakada, Iwate Prefectur, Jepang, pada Senin, 14 Maret 2011. Koichi Kamoshida / Bloomberg.
Seseorang sedang berjalan melalui reruntuhan di Rikuzentakata setelah gempa berkekuatan 8,9 dan tsunami melanda wilayah Jepang Utara, 14 Maret 2011. REUTERS/Toru Hanai.
Jejak kaki tim penyelamat terlihat di lumpur saat mereka mencari korban di reruntuhan di Rikuzentakata, Jepang utara setelah gempa berkekuatan 8,9 dan tsunami melanda wilayah, 14 Maret 2011. REUTERS / Toru Hanai.
kota Otsuchi, Iwate Prefecture di Jepang utara, setelah gempa bumi dan tsunami menghantam daerah ini, 14 Maret 2011. REUTERS/Kyodo
anggota tim penyelamat Jepang membawa seorang korban di kota Watari di prefektur Miyagi pada tanggal 14 Maret 2011, tiga hari setelah gempa berkekuatan 8,9 besar dan tsunami menghancurkan pantai timur Jepang. Jiji Press/AFP/Getty Images
Seorang pria menenangkan seorang wanita saat dia menangis di depan rumahnya yang rusak di kota Watari di prefektur Miyagi pada 14 Maret 2011 tiga hari setelah gempa berkekuatan 8,9 SC dan tsunami menghancurkan pantai timur Jepang. Jiji Press/AFP/Getty Images
Struktur sungkup yang rusak di Fukushima Daiichi Nuclear Power Plant. Courtesy of DigitalGlobe
Seorang wanita melihat pesan yang diposting di dinding di pusat evakuasi ditetapkan pada gimnasium di Kawamata, Prefektur Fukushima di Jepang bagian utara, 14 Maret 2011, setelah gempa bumi dan tsunami melanda daerah tersebut. REUTERS/Yuriko Nakao
Seorang teknisi terlihat keluar dari pintu otomatis yang bertuliskan "Tidak boleh masuk kecuali untuk yang dengan izin" di fasilitas darurat tempat membersihkan dan mengisolasi orang dengan tingkat radiasi tinggi dalam Nihonmatsu, Jepang utara 14 Maret 2011. REUTERS / Yuriko Nakao
Sebuah tanker bahan bakar terendam air di sebelah bangunan yang rusak, tsunami di Rikuzentakada, Iwate Prefecture, Jepang, pada Senin, 14 Maret 2011. Koichi Kamoshida/Bloomberg
Seorang pria berjalan sambil mencari sisa-sisa rumahnya yg hancur oleh tsunami, di kota Watari di prefektur Miyagi pada tanggal 14 Maret 2011. Jiji Press/AFP/Getty Images
Petugas Self-Defence Jepang mencari korban di Higashimatsushima City, Miyagi Prefektur di Jepang utara, setelah gempa dan tsunami menghantam daerah tsb. 14 Maret 2011. REUTERS/Kyodo
Seorang pekerja darurat menaburkan bubuk desinfektan di daerah gempa bumi dan tsunami di Miyako, Iwate Prefecture. 14 Maret 2011. Song REUTERS/Aly
Seorang pria berjalan melewati sebuah pesawat Angkatan Udara Pertahanan Diri Jepang yg didorong ke hanggar oleh tsunami di sebuah pangkalan di Higashimatsushima di
prefektur Miyagi tiga hari setelah gempa berkekuatan 8,9 SR dan tsunami menghancurkan pantai timur Jepang. Noboru Hashimoto/AFP/Getty Images
Kebocoran minyak dari kapal tersapu oleh tsunami di Desa Fudai, Prefektur Iwate di Jepang utara, setelah gempa bumi melanda daerah ini. 14 Maret 2011. REUTERS Shimbun/Yomiuri

AsalSumber : http://www.nationalpost.com

Spy Cam